Kubu Raya, Kalbar
Kinerja Kepala Desa Sungai Nibong, Kecamatan Telok Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, menjadi sorotan masyarakat dan Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI). Sejumlah warga mengeluhkan belum terlihatnya pembangunan infrastruktur yang dinilai signifikan selama lebih dari dua tahun masa kepemimpinan kepala desa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, berbagai persoalan di Desa Sungai Nibong hingga kini disebut masih belum mendapatkan penanganan yang memadai. Salah satu yang paling banyak dikeluhkan adalah kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses utama masyarakat.
Menurut keterangan sejumlah warga dan nelayan pesisir, jalan penghubung menuju desa tetangga yang sebelumnya menjadi jalur utama aktivitas ekonomi kini telah dipenuhi semak belukar sehingga sulit dilalui.
Warga menuturkan bahwa jalan tersebut dahulu menjadi akses penting untuk mengangkut hasil tangkapan laut, memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta menghubungkan masyarakat dengan keluarga di desa sekitar. Namun, kondisi saat ini dinilai jauh berbeda karena minimnya perawatan.
“Kami berharap jalan yang dulu menjadi urat nadi kehidupan masyarakat bisa kembali diperhatikan. Sekarang kondisinya dipenuhi semak belukar sehingga menyulitkan aktivitas warga,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat juga mempertanyakan perhatian pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap kondisi tersebut. Mereka berharap adanya langkah nyata untuk memperbaiki akses jalan yang dinilai memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat pesisir.
Selain persoalan jalan, warga mengaku khawatir kondisi desa akan semakin tertinggal apabila pembangunan tidak segera dilakukan. Mereka menyebut sebagian masyarakat mulai memilih meninggalkan desa karena terbatasnya akses dan fasilitas pendukung.
Dalam penyampaiannya, warga juga meminta perhatian langsung dari Bupati Kubu Raya, Sujiwo, agar kondisi Desa Sungai Nibong dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
“Kami berharap Bapak Bupati Sujiwo dapat melihat langsung kondisi desa kami. Kami tidak ingin Desa Sungai Nibong dikenal sebagai desa yang tertinggal atau ditinggalkan penduduk karena kurangnya pembangunan,” ungkap perwakilan masyarakat.
Sementara itu, LAKI menyatakan akan terus mencermati pelaksanaan pembangunan di tingkat desa, termasuk penggunaan anggaran desa yang seharusnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sungai Nibong maupun pihak Pemerintah Kabupaten Kubu Raya belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat. Demi memenuhi asas keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala Desa Sungai Nibong, Pemerintah Kecamatan Telok Pakedai, maupun Pemerintah Kabupaten Kubu Raya apabila ingin memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.
Sumber informasi: Masyarakat Desa Sungai Nibong & Team Investigasi Koordinator LAKI







