Faktualupdate.com,BALI –Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Bela Diri Tarung Derajat (PB KODRAT), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan bahwa olahraga bela diri Tarung Derajat memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.
Menurut Bamsoet, meningkatnya polarisasi politik, penyebaran hoaks, serta menguatnya konflik identitas di ruang digital berpotensi memecah belah masyarakat. Karena itu, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang pemersatu yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam semangat kebangsaan yang sama.
“Tarung Derajat mengajarkan disiplin, solidaritas, loyalitas, dan rasa hormat antarsesama. Nilai-nilai inilah yang saat ini sangat dibutuhkan Indonesia untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan yang berpotensi memecah belah masyarakat,” ujar Bamsoet saat melantik Ketua Umum Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengprov KODRAT) Bali, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, beserta jajaran Pengurus KODRAT Provinsi Bali periode 2025–2029, didampingi Sang Guru Badai Meganagara Drajad, Minggu (31/5/2026).
Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 tersebut menjelaskan, Tarung Derajat merupakan olahraga bela diri asli Indonesia yang dibangun di atas filosofi ketangguhan fisik, kekuatan mental, keberanian, keuletan, serta pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat akibat perkembangan kecerdasan buatan, otomatisasi industri, dan dinamika geopolitik dunia, Indonesia memerlukan generasi yang tangguh secara mental sekaligus memiliki rasa kebangsaan yang kuat.
“Jika kita ingin Indonesia menjadi negara maju pada 2045, pembangunan karakter harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi. Tarung Derajat menjadi salah satu instrumen penting untuk mencetak generasi yang kuat, berintegritas, memiliki daya tahan mental, dan tetap menjunjung tinggi persatuan bangsa,” kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia itu juga menekankan bahwa olahraga harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa. Pembinaan atlet dan pengembangan organisasi olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi kompetitif, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi instrumen efektif dalam mencegah berbagai persoalan sosial, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, hingga radikalisme. Karena itu, dukungan terhadap pengembangan Tarung Derajat dan cabang olahraga lainnya perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.
“Bangsa yang kuat dibangun oleh manusia-manusia yang kuat secara karakter. Tarung Derajat mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki disiplin, semangat pantang menyerah, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Semua itu merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan NKRI,” pungkas Bamsoet.
Editor : DM MPGI













