FAKTUALUPDATE.com | MEMPAWAH – Suasana sejumlah SPBU kalimantan Barat, dikabupaten mempawah, tampak ramai seperti biasanya. Namun di balik keramaian itu, ada pemandangan berbeda di tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di bakau besar.
Diduga adanya permainanan oleh pihak SPBU bakau besar dengan para pemain atau pelangsir BBM jenis solar subsidi.
Salah satu sopir warga masyarakat bakau besar setempat merasa terzalimi dan di perlakukan tidak adil oleh beberapa pengantri yang diduga bermain di SPBU bakau besar. Sabtu,(3/06/2026).
Dia mengatakan beberapa hari yang lalu saat dia mengantri di SPBU bakau besar di usir salah satu oknum yang diduga bermain di SPBU tersebut.
“Waktu itu saya lagi ngantri bang, saat saya ngantri tiba-tiba di datangi oknum pengantri juga, dia bilang kau ni binggal, kan sudah di bilang jangan lagi ngantri di SPBU bakau, tapi masih juga ngantri. Sempat berkata yang kurang pantas juga dia bang, kata-kata yang ga enak, ” Ungkap sopir tersebut.
“Dengan seperti itu saya juga binggung kenapa saya di usir dan tidak di perbolehkan ngantri mengisi minyak di SPBU bakau besar. Sedangan saya ngantri itu beli bukan minta,” Tambahnya.
Tak hanya itu, tim investigasi faktualupdate.com juga mendapatkan laporan dari masyarakat, dikirimi vidio terlihat SPBU bakau besar melakukan penjualan BBM jenis solar subsidi pada malam hari dua kali jual. Perkiraan Pada jam 12 malam dan jam 4 subuh.
Masyarakat tersebut mengatakan,”gimana kita mau ngantri solar bang buat kerja, sedangkan SPBU bakau besar itu jualnya pada malam hari dan subuh hari jual solar subsidi,”Ungkap nya dengan nada kecewa.
“Saya cek pagi tadi hingga siang ini ternyata SPBU bakau besar tidak menjual minyak solar. Itu lah karna tadi malam sekitar jam 12 dan jam 4 subuh SPBU tersebut menjual solar subsidi. Saya liat hanya mobil itu itu saja yang ngisi,” Katanya dengan nada kesal.
“Tolong juga di cek bang, teman-teman banyak yang tau juga SPBU bakau ngisikan mobil itu terkadang ga sesuai dengan balkot, biasanya ngisi lebih dari yang sudah ditentukan pemerintah. Biasa ngisi sampai ratusan liter solar subsidi. Dan terkait antrian mereka main potong jak ndak ada ikut antrian, mau buktikannya bisa kita cek CCTV SPBU itu,”Katanya.
Pihak aparat kepolisian polres mempawah diminta untuk segera merespon hal tersebut, agar apa yang menjadi keresahan masyarakat segera terselesaikan.
Jangan ada tebang pilih dalam menegakan hukum, jika ada yang melanggar hukum yang sudah di tentukan UUD segera tangkap dan proses.
Laporan : Tim investigasi Kalbar













